Sabtu, 22 Februari 2014

AKU SALAH

Hai nama aku ayu. Mama aku udah meninggal waktu ngelahirin aku. Aku punya ayah yang bekerja sebagai karyawan di pabrik susu. Kehidupan aku sangatlah susah di bandingkan dengan kehidupan teman2ku. Iya sih aku emang sekolah di sekolah elite karena beasiswa. Tapi aku masih menyalahkan ayah yang tidak bisa mencari pekerjaan yang lebih layak menghidupi aku!
Aku baru saja pulang sekolah, aku mendapati ayah tengah beristirahat di teras rumah.
Ayah: anak ayah udah pulang
Aku: ngapain ayah dirumah jam segini? Kok gak kerja?
Ayah: ayah di pecat.
Aku: kok bisa? Trus gimana? Ayah tolol!
Aku sangat marah. Bagaimana bisa ayah tidak mempunyai pekerjaan? Bagaimana bisa dia menghidupi aku?
esoknya aku pun ke sekolah seperti biasa, saat di gerbang sekolah ku lihat ayah dari kejauhan. Dia sedang mengaduk-ngaduk tempat sampah!
Aku sangat marah!
Tapi aku pendam saja dan masuk ke sekolah.
Sesampainya dirumah aku langsung menghampiri ayah.
Aku: apa sih yang ada di otak ayah? Bego banget! Mau mempermalukan ayu dengan jadi pemulung? Dasar org tua gak becus!
Aku pun meninggalkan ayah, aku kabur dari rumah selama seminggu. Aku nginap di tempat teman.
Seminggu kemudian aku mendapat kabar ayah meninggal.
Aku agak shock dan langsung pulang ke rumah. Aku mendapat surat dari ayah sebelum meninggal.
"Maafkan ayah kalau tidak becus merawatmu nak, ayah berhenti kerja di pabrik karena ingin fokus merawat ayu. Maafkan ayah kalau hanya menjadi beban untuk kamu nak. Sekarang ayah udah pergi, mungkin gak ada lagi beban di hidup kamu nak. Ayah sangat menyayangimu"
Setelah membaca surat dari ayah, aku langsung meneteskan air mata

Tidak ada komentar:

Posting Komentar